10 Tokoh Politik Berpengaruh | Safri Issue Maker, Hadi Rising Star, Anwar - Ali Top Ten
KALAU Anda butuh potret siapa tokoh politik berpengaruh di Provinsi Sulawesi Tengah maka ini salah satu referensi pertimbangan.
Siapa yang tren politiknya menurun, siapa yang menanjak stabil naik dan siapa yang berbahaya secara politik keterpengaruhannya?
Hasil analitik editorial menjadi landasan Radar Celebes Institute (RCI) mengacu pada Indeks berdasarkan audit kuantitatif periode tertentu: jumlah pemberitaan, Google/SEO, engagement Facebook/TikTok, frekuensi penyebutan, posisi partai, serta perubahan momentum politik.
Lantas siapa saja 10 tokoh politik Januari - Agustus 2026 itu versi RCI? Berikut data yang disampaikan ke redaksi pekan ini (22/8/2026).
Rating Indeks ini mengukur political visibility, bukan elektabilitas, dengan
mempertimbangkan eksposur media, kekuatan jabatan, kemampuan
menciptakan agenda, jaringan politik, digital visibility, dan momentum politik.
Metodologi dan Bobot
Eksposur media: 25%
Kekuatan jabatan: 20%
Political agenda setting:20%
Jaringan/mesin politik: 15%
Digital visibility: 10%
Momentum politik: 10%
Catatan: skor 0–100 merupakan indeks editorial Radar Celebes, bukan hasil
survei elektabilitas dan bukan prediksi hasil kontestasi.
TOP 10 POLITISI SULTENG
1 Anwar Hafid 94,5 | Sangat Tinggi
2 Ahmad Ali 93,8 | Sangat Tinggi
3 Hadianto Rasyid | 88,7 Naik
4 Abdul Karim Aljufri | 84,6 Naik
5 Nilam Sari Lawira | 82,9 Stabil
6 Longki Djanggola 81,8 | Cenderung Turun
7 Muhammad Safri 80,9 | Naik Cepat
8 Hidayat Lamakarate | 78,6 Naik
9 Rusdy Mastura | 76,4 Turun
10 Risharyudi Triwibowo | 73,8 Naik
ALASAN SKOR
Anwar Hafid; 94,5?
Dia penguasa politik formal terkuat. Keunggulannya berasal dari kombinasi jabatan Gubernur Sulteng, kepemimpinan partai, kendali pemerintahan provinsi, dan jaringan politik daerah.
Ahmad H Ali - 93,8
Political kingmaker. Kekuatan utamanya berada pada jaringan dan kemampuan
memengaruhi konfigurasi politik. Sinyal politik terhadap Hidayat Lamakarate
untuk 2029 meningkatkan visibility-nya.
Hadianto Rasyid - 88,7
Rising star. Sebagai Wali Kota Palu, Hadianto memiliki panggung politik sendiri di pusat pemerintahan dan opini publik Sulteng. Momentum jangka panjangnya kuat.
Abdul Karim Aljufri — 84,6
Power broker generasi baru. Kombinasi Gerindra, jaringan pusat, pengalaman
legislatif, dan posisi dalam struktur partai memberi ruang untuk berkembang.
NILAM SARI LAWIRA — 82,9
Political network asset. Modal utamanya adalah pengalaman sebagai Ketua
DPRD Sulteng, anggota DPR RI, basis elektoral besar, dan jaringan NasDem.
LONGKI DJANGGOLA — 81,8
Senior power broker. Pengalaman dua periode gubernur, posisi di Gerindra, dan
jaringan elite membuat pengaruhnya tetap tinggi meski visibility publik menurun.
MUHAMMAD SAFRI — 80,9
Fastest rising issue maker. Visibilitas meningkat melalui konsistensi mengangkat Kepmen ESDM 157/2026, Morowali, Morowali Utara, DBH, daerah penghasil, daerah pengolah, dan keadilan fiskal.
HIDAYAT LAMAKARATE — 78,6
Kandidat yang sedang dipersiapkan. Sinyal dukungan Ahmad Ali untuk Pilgub
2029 meningkatkan visibility dan positioning politiknya.
RUSDI MASTURA — 76,4
Senior politician dengan modal pengalaman dan jaringan besar. Eksposur dan kemampuan agenda-setting saat ini lebih rendah dibanding ketika masih menjabat gubernur.
RISHARYUDI TRIWIBOWO — 73,8
Emerging party player. Kombinasi posisi kepala daerah dan peran di PKB
memberi peluang memperbesar political capital, meski visibility masih
berkembang.
SIAPA YANG NAIK TRENNYA
1. Muhammad Safri — kenaikan paling agresif karena konsistensi mengawal isu Kepmen ESDM 157/2026.
2. Hadianto Rasyid — panggung politik Palu dan potensi jangka panjang membuat trajectory-nya menarik.
3. Hidayat Lamakarate — sinyal dukungan Ahmad Ali membuat namanya masuk radar Pilgub 2029.
4. Abdul Karim Aljufri — penguatan agenda Gerindra di Sulteng dapat meningkatkan visibility.
SIAPA MENURUN?
Rusdy Mastura dan Longki Djanggola cenderung mengalami penurunan visibility publik karena tidak lagi memegang jabatan eksekutif provinsi. Namun keduanya tetap memiliki modal pengalaman dan jaringan sehingga dapat kembali naik jika masuk pusat kontestasi 2029.
SIAPA YANG BERBAHAYA
1. Ahmad Ali — 9,7/10
Kingmaker: kemampuan membangun atau mendukung alternatif kandidat
menjadi kekuatan utamanya.
2. Anwar Hafid — 9,5/10
Incumbent power: memiliki jabatan gubernur, pemerintahan, partai, dan jaringan
kepala daerah.
3. Hadianto Rasyid — 8,8/10
Rising challenger: trajectory kekuasaan eksekutif dan basis Palu membuatnya
berpotensi menjadi pusat gravitasi politik berikutnya.
4. Muhammad Safri — 8,2/10
Issue disruptor: mampu membawa isu teknokratis seperti Kepmen ESDM
157/2026 menjadi agenda politik daerah.
Kesimpulan Radar Celebes Institute
Anwar Hafid adalah pemegang kekuasaan formal terkuat; Ahmad Ali berperan sebagai kingmaker; Hadianto Rasyid merupakan rising challenger; Abdul Karim Aljufri emerging power broker; Nilam Sari Lawira electoral asset; Longki Djanggola senior kingmaker; Muhammad Safri agenda setter/disruptor; Hidayat Lamakarate potential 2029 candidate; Rusdy Mastura senior political reserve; dan Risharyudi Triwibowo emerging party power.
Tiga nama yang paling perlu dipantau dalam 12–24 bulan ke depan adalah
Hadianto Rasyid, Muhammad Safri, dan Hidayat Lamakarate karena masing-
masing membangun kekuasaan eksekutif, agenda publik, dan positioning
kandidat. ***